
Gambar oleh Canva
TENTANG ASOSIASI KAKAO INDONESIA
CERITA KITA
Industri kakao Indonesia memiliki sejumlah keunggulan dan peluang komparatif, seperti lingkungan dan sumber daya lahan yang mendukung produksi kakao, potensi perluasan areal lebih lanjut, dan yang terpenting, kakao merupakan tanaman pilihan petani. Pada saat yang sama, permintaan kakao dunia terus meningkat. Oleh karena itu, pengembangan sektor kakao mempunyai potensi yang sangat besar untuk mendukung program peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani serta meningkatkan pendapatan nasional dari ekspor dan industri kakao.
Terinspirasi oleh kesadaran akan potensi tersebut, pada Perdagangan dan Pengembangan Kakao Nasional ke-2, tanggal 26-28 November 1984 di Surabaya, seluruh Stakeholder Kakao Indonesia sepakat untuk memprakarsai pembentukan sebuah organisasi yang kemudian dinamakan Asosiasi Kakao Indonesia (INCA). sebagai media bagi seluruh pemangku kepentingan kakao. Pada tanggal 11 April 1988, dibentuk Komite untuk mempersiapkan pendirian INCA. Dengan dukungan komunitas kakao dan pemerintah khususnya Menteri Perdagangan Dr. J. Soedrajad Djiwandono dan Menteri Pertanian Dr. Sjarifuddin Baharsjah, pada tanggal 18 Februari 1989 dibentuklah Asosiasi Kakao Indonesia (INCA – disingkat ASKINDO dalam bahasa Indonesia) resmi didirikan.
Tujuan Askindo
01.
Memposisikan biji kakao dan produk berbahan dasar kakao Indonesia pada posisi terbaik baik di pasar domestik maupun internasional.
02.
Mengembangkan iklim usaha yang sehat dan membina hubungan kerja antar petani kakao, produsen, industri, jasa, dan perdagangan terkait kakao dan turunannya.
03.
Membantu meningkatkan kemampuan bisnis pemangku kepentingan kakao melalui pelatihan, pembinaan, dan sosialisasi informasi.
04.
Mewakili pelaku industri kakao dalam bermitra dengan Pemerintah dan lembaga terkait lainnya untuk memajukan sektor kakao nasional.
MITRA KAMI
Asosiasi Kakao Indonesia bekerja sama dengan berbagai mitra lokal dan internasional untuk mencapai misi kami. Mitra kami meliputi petani kakao, pembuat coklat, lembaga pemerintah, LSM, dan pemangku kepentingan lainnya di industri kakao. Bersama-sama, kami berkomitmen untuk membangun industri kakao berkelanjutan di Indonesia yang memberikan manfaat bagi semua orang yang terlibat.





